Rekonsiliasi tidak tercapai, Kantor Desa Perina masih di Segel Warga
![]() |
Hal tersebut dilakukan warga untuk Rekonsiliasi dengan pemerintah Desa.
"Kami datang kesini untuk rekonsiliasi agar permasalahan bisa diselesaikan dengan baik" kata Rozyadi warga Setempat.
Seperti di ketahui pada aksi Demonstrasi sebelumnya warga Desa Perina menuntut pemerintah Desa untuk bekerja secara transparan mengelola Dana Bansos dan Anggaran Dana Desa secara keseluruhan. Selain meminta pemerintah Desa untuk transparan warga juga mendesak Kepala Desa untuk memberhentikan oknum perangkat Desa yang dinilai sudah tidak kompeten dalam bekerja.
Pertemuan yang berlangsung alot ini dikawal ketat oleh Bhabinkamtibmas dan Polsek kecamatan Jonggat.
Hingga menjelang sore pertemuan yang dihadiri Kepala Desa dan BPD tersebut masih belum menemukan titik temu, warga masih merasa jawaban yang diberikan pemerintah Desa belum memberikan kesimpulan yang jelas terhadap tuntutannya. Sehingga warga juga mengancam masih akan menyegel kantor Desa tersebut jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
"Kami masih belum menemukan jawaban yang jelas terkait tuntutan kami, jika belum terjawab juga kantor Desa ini masih kita akan segel" lanjut Rozyadi.
Karena merasa masih belum puas dengan jawaban dari pemerintah Desa, warga yang hadir di halaman kantor Desa tersebut akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan meninggalkan Kantor Desa masih dalam keadaan tersegel.
"Kami masih belum menemukan jawaban yang jelas terkait tuntutan kami, jika belum terjawab juga kantor Desa ini masih kita akan segel" lanjut Rozyadi.
Karena merasa masih belum puas dengan jawaban dari pemerintah Desa, warga yang hadir di halaman kantor Desa tersebut akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan meninggalkan Kantor Desa masih dalam keadaan tersegel.
