Demo menuntut Transparansi anggaran Dana Desa, berujung penyegelan Paksa Kantor Desa

Lombok Tengah - Ratusan masyarakat di Desa Dasan Baru Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah kembali mendatangi Kantor Desa setempat, Rabu (10/06/20).

Kedatangan warga tersebut merupakan buntut dari belum dipenuhinya tuntutan dalam aksi sebelumnya, dimana diketahui warga menuntut transparansi penggunaan anggaran Dana Desa.
Dalam unjuk rasa kali ini warga menuntut di berikannya dokumen anggaran APBDes 2019, menuntut pemecatan Sekretaris Desa dan unit usaha yang dijalankan oleh Bumdes diganti agar tidak terjadi persaingan dagang  antara Bumdes dengan Masyarakat.
Demonstrasi yang berlangsung cukup memanas ini mendesak kepala Desa keluar untuk menemui para pengunjuk rasa, namun sayang kepala desa yang diminta keluar tersebut tidak juga keluar menemui para pendemo yang sudah menunggu dihalaman kantor Desa, dengan dalih kepala desa pergi menghadiri  undangan Gubernur menghadiri suatu acara. Hanya BPD Amsah dan beberapa staf Desa yang keluar menemui para pendemo.

" Kami ingin membacakan keputusan rapat kami dengan Kades" kata Amsah selaku ketua BPD.

Dalam pembacaan hasil rapat tersebut Amsah menyatakan telah meberhentikan Muksin sebagai Sekeretaris Desa setempat.

"Dalam Rapat kemarin dengan Kepala desa, Stafdan juga BPD maka kami memutuskan Memberhentikan dengan hormat saudara Muksin dari jabatan Sekretaris Desa" Katanya. dan pembacaan hasil keputusan rapat tersebut disambut riuh oleh warga.
Namun belakangan diketahui ternyata sekdes tersebut bukan dipecat sesuai dengan tuntutan warga, akan tetapi Muksin hanya digantikan posisinya sebagai Sekretaris Desa bukan di pecat dari Staf Desa seperti keinginan para pendemo.

Sehingga para pendemo merasa tuntutan mereka tidak terpenuhi dan melakukan aksi boikot dengan menyegel Kantor Desa. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel