Selain religius, 8 tempat wisata religi di lombok ini pemandangannya indah banget lho
Lombok merupakan sebuah pulau kecil dengan
ribuan potensi kekayaan alam yang berlimpah.Pariwisata yang menjadi
andalan masyarakat sebagai daya tarik turis lokal maupun mancanegara
untuk datang berkunjung ke pulau yang di kenal dengan sebutan pulau
seribu masjid ini.
Mayoritas penduduk yang menghuni pulau Lombok
adalah beragama Islam, akan tetapi tak sedikit juga masyarakat beragama
lain seperti hindu, budha, kristen dan agama lain berada di pulau
Lombok, sehingga tak cuma pantai dan pemandangan alam yang menjadi
potensi wisata di pulau Lombok.
Berikut
inilahlombok.net merangkum 8 tempat wisata religi di pulau Lombok yang
bisa menjadi referensi kamu ya guys saat berkunjung ke pulau seribu masjid ini.
Sebuah
bagunan megah yang berada di pusat kota Mataram tersebut merupakan
salah satu referensi wisata religi pertama yang dapat anda kunjungi di
Pulau Lombok.
![]() |
| source photo : catatanjalal.com |
![]() |
| source photo : droneservicelombok.com |
Bangunan mewah tersebut adalah Islamic Center.
Masjid
tersebut merupakan simbol bahwa pulau Lombok adalah pulau yang pantas
di juluki pulau seribu masjid, dengan fakta bahwa Lombok memiliki lebih
dari seribu masjid yang tersebar hingga pelosok-pelosok dusun di pulau
Lombok.
Masjid ini juga menjadi representasi budaya masyarakat yang santun dan religius.
Pura ini betul-betul menunjukkan harmonisasi
antara agama Islam dan Hindu. Sehingga tak heran jika ritual dua agama
tersebut dapat berjalan berdampingan tanpa terjadi gesekan.
![]() |
| source photo : lombokgilis.com |
Sebagai
simbol menjaga kesucian pura ini maka setiap pengunjung diharuskan untuk
menggunakan selendang kuning sebagai tanda penghormatan.
![]() |
| source photo : infotourlombok.co.id |
Kendati selalu
digunakan untuk beribadah dua agama yang berbeda namun dalam setahun
sekali ada upacara yang melibatkan umat Hindu dan Islam di pura ini.
Upacara itu bernama Perang Topat. Dalam ritual ini mereka “berperang”
menggukana topat atau ketupat yang dilemparkan kepada sesama temannya.
Maksud dari perang ini adalah sebagai tanda bersyukur atas rejeki yang
selalu dilimpahkan oleh Tuhan. Perang Topat biasanya dilakukan pada
sebelum musim tanam pagi dan sesudah musim penghujan.
Pura tersebut berada di Desa Lingsar, Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok
Barat. Pura ini adalah pura terbesar di Lombok. Dibangun sejak 1741 oleh
Raja Anak Agung Ketut Karangasem dan dianggap pura yang paling suci di
Lombok.
Pura
Meru merupakan pura terbesar yang ada di Pulau Lombok. Jika anda
mengunjungi Taman Mayura, jangan lupa untuk mampir juga ke
Pura Meru yang saling berdekatan. Sama dengan bangunan bersejarah
lainnya di Lombok, yang memiliki arsitektur pura yang cukup unik, yaitu Meru dengan atap bertingkat. Menurut sejarah, Pura Meru dibangun pada abad ke-18 oleh 33 desa di Pulau Lombok.
![]() |
| source photo : panduanwisata.id |
Pura tersebut adalah tempat suci bagi umat Hindu yang didirikan oleh Anak Agung Made Karangasem,
sekitar tahun 1720.
![]() |
| source photo : lombokgilis.com |
Tempat ini dibangun dengan tujuan menyatukan
beberapa tempat, yang biasanya digunakan untuk bernegosiasi serta
menghakimi orang-orang yang melakukan kejahatan. Sampai sekarang, Pura
Meru tak hanya menjadi tempat peribadatan umat Hindu saja, namun juga
menjadi tujuan wisata yang paling diminati.
4. Makam Batu Layar
Makam Batu Layar yang menurut
kepercayaan setempat menjadi makam keturunan Nabi Muhammad SAW. Ada juga
yang mengatakan bahwa makam tersebut merupakan tempat peristirahatan
tokoh Islam berkebangsaan Baghdad bernama Sayid Duhri Al Haddad Al
Hadrami.
![]() |
| source photo : panduanwisata.id |
![]() |
| source photo : panduanwisata.id |
Wisata ini terletak sekitar 9 KM di utara Kota Mataram, Makam Batu Layar mencapai puncak ramai saat perayaan lebaran topat,
yakni lebaran yang diselenggarakan tepat 7 hari setelah Idul Fitri.
Lebaran topat bahkan sudah menjadi kegiatan rutin yang diselengarakan
oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Baca Juga : Exoticnya Pantai Kuta di Selatan Pulau Lombok
5. Vihara Kota Tua Ampenan
Lokasi
tersebut tidak jauh dari kota Mataram, hanya menempuh waktu sekitar 10
menit saja karena terletak di tengah kota yang dulunya menjadi kota
tertua di Lombok yakni kota Ampenan.
![]() |
| source photo : lombokatraktif.blogspot.co.id |
Di kota Ampenan ini terdapat Wihara Bodhi Darma yang sudah ada sejak 1804, terletak tepat di
depan kampung Melayu, tempat banyak warga muslim berdomisili. Adapun di
kawasan pesisir, banyak dihuni orang- orang Bugis.
![]() |
| source photo : lombokatraktif.blogspot.co.id |
Percampuran etnis dan keberagaman suku pun diperlihatkan dari kehidupan
sehari-hari disini, mulai dari bahasa, makanan, hingga tempat
ibadah. Jangan heran jika Anda menemui banyak warga dengan logat Melayu,
Cina, maupun Arab disini.
6. Taman Narmada
Taman Narmada ini berada di timur Kota Mataram tepatnya berada di
Desa Lembuak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. menempuh sekitar 15 menit dari kota Mataram.
![]() |
| source photo : wisatalombok.info |
![]() |
| source photo : pergiberwisata.com |
Taman nan indah tersebut dulunya dibangun oleh Raja Mataram
Lombok sejak tahun 1727 yang digunakan sebagai tempat upacara keagamaan
maupun tempat beristirahat.
Di tempat ini terdapat sumber mata air yang berasal dari Gunung
Rinjani yang konon katanya dipercaya mampu menjadikan anda terlihat awet
muda saat membasuh muka ataupun meminum airnya.
7. Pura Batu Bolong
Di sudut tikungan jalan menurun menuju Senggigi, Lombok, di situlah Pura
Batu Bolong berada.Sebuah pura yang berdiri di atas batu karang yang
bolong (berlubang) serta tetap kokoh, tegar
dan agung di bibir pantai Senggigi ini, menyimpan aura religius yang
kuat dengan keindahan pantainya.
![]() |
| source photo : lombokgilis.com |
Buih-buih ombak yang ramah seolah
senantiasa merangkul dengan damai areal pura dan pantainya. Awal memasuki kawasan pura yang piodalannya jatuh pada Purnamaning Kasa,
umat Hindu atau pamedek yang hendak tangkil (melakukan persembahyangan)
bisa masuk melalui Candi Bentar bertekstur pasir.
![]() |
| source photo : putusptraveling.blogspot.co.id |
Di kiri-kanan gerbang
utama ini ada pintu kecil (betelan) berterali besi sebagai pintu
sampingnya.
Pura bersejarah yang didirikan sekitar tahun 1833 dan
dibangundiatas batu hitam ini memberikan suasana religi yang kental akan
corak budaya hindu, karena pura ini merupakan tempat umat hindu yang
berada di pulau lombok mejalankan ibadah mereka, lokasi pura yang berada
di pinggir pantai tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk
mengunjungi tempat tersebut.
Situs sejarah Masjid Kuno, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok
Utara, Desa Bayan Kecamatan Bayan, diyakini sebagai saksi bisu masuknya agama
Islam di Pulau Lombok.
| source photo : wetutelubayan.blogspot.co.id |
Masjid yang berdiri di sebuah bukit dan dikelilingi
beberapa cungkup makam para penyebar agama Islam ini, diperkirakan dibangun ratusan tahun lalu,
oleh seorang mubaligh. Sayangnya, sampai kini belum ditemukan sumber tertulis
siapa pendirinya dan pada tahun berapa didirikan, meski konon, diklaim dibangun
pada abad ke 16 masehi.
![]() |
| source photo : lombokindonesia.org |
Masjid kuno Bayan hanya berukuran 9 X 9 meter persegi.
Tekstur dinding dari anyaman bambu, atap dari susunan bilah bambu berbentuk
tumpang (Santek bahasa Dayan Gunung), serta berlantai tanah. Namun begitu,
fondasinya cukup kuat karena tersusun dari batu kali. Sekilas, konstruksi ini
mirip dengan bentuk rumah-rumah adat masyarakat Bayan. Di dalam masjid, sebuah
bedug kayu tergantung di tiang atap masjid.
Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi perjalanan anda selama di Pulau Lombok.
Nah, itu dia 8 tempat wisata religi yang ada dilombok. Semoga informasi ini bermanfaat ya, jangan lupa tinggalkan pesan kamu dikolom kementar guys.















